Review Windows 10 Final Release

By | July 31, 2015
image_pdfimage_print

Review Windows 10 Final Release ini ane buat setelah ane mendapatkan upgrade gratis ke Windows 10 Home (sebelumnya menggunakan Windows 8.1 Core). Windows 10 adalah sistem operasi terbaru dari Microsoft yang dirilis 29 Juli 2015 kemarin. Windows 10 ini bisa didapatkan gratis melalui Windows Update. Banyaknya pengguna yang melakukan upgrade membuat para pengguna harus “bergiliran” untuk mendapatkan upgrade tersebut, jadi tidak semua pengguna bisa melakukan upgrade pada tanggal 29 Juli tersebut. Namun yang pasti, Microsoft memberikan jangka waktu selama setahun tepatnya sampai tanggal 29 Juli 2016 untuk melakukan upgrade gratis ke Windows 10. Tetapi, ada beberapa pengguna yang melakukan upgrade dengan cara “paksa” termasuk ane hehehe. Untuk tutorial cara upgrade paksa Windows 10 menyusul.

1. Kembalinya Start Menu

Ini dia kabar gembira buat para pengguna Windows yang “kurang suka” dengan Metro UI milik Windows 8 dan 8.1. Di Windows 10 ini, Start Menu kembali hadir menemani kita semua. Meski tampilannya agak berubah karena dikombinasikan dengan Metro UI, tapi ane rasa tidak mengubah fungsionalitas dari Start Menu itu sendiri.

Windows 10 Desktop

(The Rise of Start Menu :v)

Namun, bila agan masih tetap ingin menggunakan Start Screen seperti di Windows 8/8.1, kita bisa mengaturnya lewat

Settings > Personalization > Start, lalu nyalakan opsi Use Start Full Screen.

Start Setting Windows 10(Setting untuk mengembalikan Start Screen)

Start Full Screen Windows 10(Buat yang gak bias move on dari Windows 8.1)

2. Task View & Multiple Desktop, Adopsi Linux ?

Salah satu fitur terbaru dari Windows 10 yaitu Task View dan Multiple Desktop. Kenapa ane bilang ini “kayak” adopsi dari Linux ? Karena fitur Task View dan Multiple Desktop udah ada di Linux lamaaaaa banget sebelum Windows 10 ini muncul (meski namanya bukan Task view sama Multiple Desktop). Nih ane kasih screenshotnya :

Task View Windows 10(Task View Windows 10)

Compiz Window Switcher Ubuntu(Compiz Window Switcher Ubuntu, ini kayaknya Ubuntu versi lawas)

Multiple Desktop Windows 10(Multiple Desktop Windows 10, bisa ditambah bisa dikurang)

Switch Desktop Ubuntu(Desktop Switch Ubuntu)

Nah, untuk mengakses Task View dan Multiple Desktop di Windows 10 ini bisa dengan cara mengklik ikon kotak – kotak (entah apa itu bentuknya) di samping ikon search yang ada di taskbar.

Q : Gan kayaknya susah deh kalo pake mouse, masa gaada shortcut ke..

A : Shortcut keyboard ? Tenang gaan ada kook jangan panik duluu 😀

Daftar shortcut keyboard untuk Task View dan Multiple Desktop :

Windows + Tab : Masuk ke Task View

Windows + Ctrl + D : Buat Desktop baru

Windows + Ctrl + Right/Left Arrow : Pindah desktop, dengan syarat sudah membuat desktop baru terlebih dahulu

Fitur Multiple Desktop berguna banget buat agan yang bekerja dengan menggunakan banyak aplikasi, jadi agan bisa membagi – bagi window ke beberapa desktop biar gak ribet. Kalo ane mah cukup 1 desktop aja hehehe.

3. Microsoft Edge, bye Internet Explorer !

Microsoft Edge adalah browser bawaan Windows 10 yang sekaligus menggantikan peran Internet Explorer sebagai browser bawaan Windows. Apa yang dijanjikan oleh Microsoft ternyata benar, Microsoft Edge enak banget dibuat browsing, gak kalah sama Firefox maupun Chrome. Ane bias facebook-an, ngaskus, maupun nulis di blog ini dengan lancar tanpa suatu halangan apapun.

Microsoft Edge Windows 10(Lancar jayaaa !)

Tapi menurut ane masih ada yang kurang sih, seperti belum bias diinstall add-on seperti AdBlock. Tapi gak terlalu berpengaruh sih sama aktifitas browsing ane, kecuali kalo website yang ane akses full iklan, pasti ane langsung pindah ke Firefox yang udah ada add-on nya :v

4. Cortana, Belum Sepenuhnya Menjadi Asisten Pribadi

Cortana, fitur yang disediakan di Windows 10 adalah sebagai personal assistant layaknya Siri pada iPhone yang bisa diaktifkan dengan suara. Dengan Cortana, kita bisa mencari apa yang kita kepoin, bikin jadwal, bahkan sampe ngelawak pun bisa.

Cortana Windows 10(Yah belum bisa di Indonesia)

Namun sayang sekali, Cortana belum mendukung regional dan bahasa Indonesia saat saya ingin mencoba fitur unik yang satu ini. Muncul peringatan Cortana isn’t supported in the region and language you’ve selected. Padahal niatnya ane mau tanya kapan ane bisa dapet pacar, kali aja dijawab kan sama Cortana :v Tapi mungkin jika agan mengganti pengaturan regional dan bahasa menjadi US dan bukan Indonesia, fitur Cortana bisa digunakan.

Kesimpulan

Menurut ane, Windows 10 bisa dibilang menjadi penyempurna dari Windows 8.1, dan bahkan bisa awet kayak Windows XP dan Windows 7, meskipun kita tahu bahwa tiada yang sempurna di muka bumi ini (yakdess :v). Sebenernya masih banyak fitur baru di Windows 10 ini, seperti manajemen RAM yang lebih baik, animasi buka – tutup aplikasi yang sederhana namun elegan, dan lain – lain namun gak ane tulis karena yang ane review cuma “major feature” nya aja, mungkin kita bisa lebih mengeksplorasi Windows 10 lebih dalam hehehe. Akhir kata, semoga bermanfaat ya gan !

2 thoughts on “Review Windows 10 Final Release

  1. budirogo

    Saya sudah upgrade dari windows 8.1 pro ke windows 10. Windows 10 ringan, cepat n smooth. Good job microsoft.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *