Seri Forex Anti Ribet Bagian 3 – Beberapa Istilah dalam Broker Forex

Di artikel sebelumnya, kita sudah sedikit membahas tentang broker forex atau perantara antara trader dan pasar forex serta daftar broker rekomendasi untuk pemula seperti kita. Di Seri Forex Anti Ribet bagian 3 kali ini, saya akan sedikit menjelaskan tentang beberapa istilah yang ada di broker forex seperti Leverage, Lot, Spread, dan Platform Trading

Lot

Lot adalah standar ukuran per transaksi. Jenis akun yang berbeda memiliki standar ukuran yang berbeda pula, umumnya 100.000 (100 ribu) unit untuk akun standar, 10.000 (10 ribu) unit untuk akun mini dan 1000 unit akun mikro. Maksudnya adalah jumlah lot merupakan ukuran besar kecilnya transaksi pada forex. Semakin besar jumlah lot yang kita transaksikan, modal atau equity yang harus kita miliki pun harus besar dan tentunya besarnya profit atau resiko loss juga akan besar.

Inti dari poin pembahasan mengenai Lot ini adalah : selalu gunakan lot 0.01 untuk permulaan, apalagi yang modal awalnya sedikit agar resiko loss tidak terlalu besar. Untung sedikit tidak apa-apa yang penting sering daripada minus (kalau untung banyak jangan lupa sedekah).

Leverage, Si Pedang Bermata Dua

Dalam trading forex, leverage dapat diartikan sebagai perbandingan antara besaran modal trader dengan besaran dana yang dipinjamnya dari broker. Umpamanya, bila Anda membuka rekening dengan leverage 1:200, berarti dengan menyediakan modal sebesar 1 Dolar, Anda bisa menggerakkan dana sebesar 200 Dolar, dengan 199 Dolar darinya merupakan “dana pinjaman”. Dari penjelasan sebelumnya, “bertrading menggunakan leverage” dapat diartikan seperti kita meminjam uang sementara pada perusahaan broker dalam besaran nominal tertentu, dengan memberikan jaminan dalam jumlah lebih kecil, tetapi besarannya proporsional dengan pinjaman yang didapat. Nah, jaminan ini dinamakan “Margin”. Semakin besar leverage (atau dengan kata lain, semakin kecil margin forex), maka banyaknya “uang jaminan” yang diperlukan pun makin kecil.

Berikut adalah contoh penggunaan leverage dalam trading forex (sebelumnya terimakasih untuk situs seputarforex.com yang telah membuat perhitungan sederhana namun bermanfaat ini) :

Budi merupakan seorang trader yang ingin membeli 1 lot EUR/USD pada 1.23000 dengan basis 100,000 Unit. Tanpa leverage, Budi membutuhkan margin forex (margin requirement) sebesar:

Margin requirement = 1 lot x 1.23000 x 100,000 = 123,000 USD

Ya, Budi harus menyiapkan dana sebesar 123,000 USD hanya untuk dapat membuka posisi sebesar 1 lot pada EUR/USD. Hasil ini akan berbeda seandainya saja ia menggunakan leverage forex. Kita misalkan Budi memilih leverage forex 1:500, maka perhitungannya akan jadi seperti ini:

Margin requirement = (1×1.23000×100,000) / 500 = 246 USD

Dengan meminjam dana dari broker, Budi hanya perlu memberikan jaminan 246 USD agar dapat bertransaksi 1 lot di EUR/USD. Mari kita simak contoh lain, saat ini Budi akan mengganti leverage-nya menjadi 1:3000. Mari kita lihat perhitungan margin requirement-nya.

Margin requirement = (1×1.23000×100,000)/3000 = 41 USD

Dengan memperbesar leverage forex sebanyak 6 kali, margin yang dibutuhkan pun akan berkurang 6 kali lipat. Budi hanya memerlukan uang sebesar 41 USD untuk dijadikan uang jaminannya di broker. Sungguh hebat bukan kekuatan leverage forex?

Namun di sisi lain, leverage forex merupakan “jebakan mematikan” untuk trader pemula seperti kita. Jadi begini, dari illustrasi diatas, kita dapat melakukan perdagangan 1 lot EURUSD hanya dengan margin sebesar $41 (kalau balance akun kita ada $100, bisa saja kan?). Bayangkan kalau kita memiliki balance akun $100, namun kita ingin melakukan perdagangan lot kecil dalam jumlah banyak, misalnya kita ingin memperdagangkan pair GBPUSD sebesar 0.01×2 lot, GBPJPY 0.01×4 lot, dan sebagainya. Apesnya, semua posisi order kita sedang minus, semakin minus, sampai free margin kita tidak mampu menahannya, dan terjadilah margin call.

Margin Call (MC) adalah sistem peringatan jika ekuitas akun trading sudah tidak mencukupi nilai margin yang dibutuhkan untuk membuka posisi (margin requirement). Jadi, Margin Call merupakan sebuah fasilitas broker yang memperingatkan trader jika ekuitas akun sedang terancam oleh floating loss (kerugian yang mengambang) dari posisi trading saat ini. Apabila kerugian posisi tersebut terus bertambah dan nilai ekuitas telah berkurang jauh dari margin requirement, maka broker akan menutup sebagian posisi, sampai margin requirement kembali terpenuhi. Penutupan posisi ini disebut Stop Out. Ketika sudah stop out, balance (modal) akun tidak bisa kembali. Inilah yang membuat sebagian orang takut untuk terjun kedalam trading forex.

Inti dari poin pembahasan mengenai Leverage ini adalah : jangan emosi dalam membuka posisi, cukup 1 posisi saja dengan jumlah lot kecil (0.01-0,03 lot).

Spread

Spread adalah selisih antara harga jual (bid) dan nilai beli (ask) atau quotes sell dan quotes buy. Spread merupakan penghasilan yang didapatkan oleh broker dimana pada saat kita melakukan perdagangan, spread akan dikenakan antara 2 point sampai puluhan point tergantung dari pair yang digunakan.

Besar dari spread berbeda-beda dalam tiap pair. Untuk pair yang sama pun spread yang diberikan bisa berbeda-beda antara satu broker forex dengan broker lainnya. Broker forex ada yang menggunakan fixed spread, yaitu spread yang tidak berubah-ubah dalam kondisi market apapun. Namun ada pula yang menggunakan sistem floating spread, dimana spreadnya berubah-ubah tergantung dari kondisi market.

Inti dari poin pembahasan mengenai Spread ini adalah : saya lebih merekomendasikan penggunaan floating spread karena saya sudah mencoba keduanya dan hasilnya berbeda jauh, Contohnya, EURUSD memiliki floating spread antara 8-15 poin, sedangkan fixed spread-nya antara 20-25 poin.

Platform Trading

Secara singkat, platform trading adalah aplikasi yang diperlukan untuk melakukan trading forex. Aplikasinya tidak banyak, yaitu MetaTrader 4, MetaTrader 5, dan cTrader. Jenis akun trading yang dipilih juga akan mempengaruhi aplikasi apa yang akan kita pakai kedepannya. Dalam seri Forex Anti RIbet ini, kita akan menggunakan aplikasi MetaTrader 4 sebagai platform trading forex. MetaTrader 4 banyak digunakan karena kemudahannya, dan beberapa broker yang menyediakan opsi akun cent dan akun mikro (bahkan akun standard) juga menggunakan MetaTrader 4 sebagai platform trading mereka.

Bersambung ke bagian 4.

Referensi :

https://www.seputarforex.com/artikel/apa-itu-spread-122493-31

https://www.seputarforex.com/artikel/apa-itu-leverage-dalam-forex-63424-31

https://www.seputarforex.com/artikel/apa-itu-spread-122493-31

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *